6 Agu 2007

Bapa

Sosok seorang bapa sudah hampir 5 tahun aku kehiliangan figure bapa dalam kehidupan nyata, tetapi Bapa yang disorga tidak pernah hilang dan slalu ada di setiap langkahku, seperti hari sabtu di saat aku mencari suatu kapel di dekat rumah untuk dapat misa, aku berjalan santai dan Dia sangat cepat menolong dan tidak pernah terlambat karena Dia sudah mengirimkan seorang penolong melalui bapa yang sudah tua untuk aku bertanya dimana kapel tersebut, ternyata bapa tersebut juga ingin menuju tempat yang sama.

Di tempat itu sangat nyaman dan aku merasa dimanapun aku mencariNya aku pasti akan menemukanNya, karena Dia nyata dalam setiap hal yang aku alami.

Seseorang yang pernah berkata “aku bisa menjadi figure bapa, kakak, teman dalam hidupmu” thanks 'D' karena aku bisa menjadi sekarang ini berkat supportmu dalam mendampingiku dari awal kuliah sampai aku lulus, begitu banyak waktu yang sudah diberikan, inspirasi dan semangat di saat2 sulit membuat skripsi.

and Happy Brithdays Mom 4 agust 07 I Love U

3 Agu 2007

Sekolah

Setelah baca kompas edisi hari Jumat 3 Agust 07, ada sosok seorang yang sudah puluhan tahun menjadi ketua Yayasan Sekolah dimana pendidikan diberikan secara gratis dari donator di daerah pecinan kota Semarang, jadi teringat bagaimana dulu semasa belajar dari taman kanak-kanak yang masih imut dan nakal abis, dan masa SD yang puas bermain karet, bola bekel di bawah jemuran depan rumah, dan masa SMP yang udah mulai lirak-lirik kanan kiri walau masih bau kencur he… anehnya tuh setiap ekstrakul cuma ada permaian voli, sepak bola, dan kasti muridnya juga banyakan cowok dari pada ceweknya cuma 8 org dari 25 siswa jadi kita yang cewek2 bakal marah pasang muka asem kalo nga dioper bola sama anak cowok (main sepak bola) hi… masih ingatkah kau Joni, Markus, Fransis, Guswanto, Andika still keep touch di TMC

Masa kecil menjadi masa bermain, masa SMA masa mencari jati diri, penuh semangat untuk cepat lulus dengan harapan biar cepet kerja cari duit sendiri, oh yah masa SMA ada satu guru yang terkenal sangat baik pada semua siswa bernama Pak Hadi, beliau Guru Komputer yang sangat hidup sederhana karena setiap dia mengajar selalu sabar, tersenyum dan belum lama saya melihat dia pulang dari mengajar dengan berjalan kaki yang kira-kira berjarak kira2 10 km setiap hari, salut di usia tua beliau masih bisa tersenyum bangga dengan profesi sebagai pengajar honorer.

Guru sangat berjasa kepada pendidikan di negri kita, begitu banyak anak didik yang sudah dihasilkan dengan ilmu yang mereka bagikan sesuai dengan porsi bidang mereka dan moga2 makin banyak sekolah-sekolah dibangun yang dapat menjadi sarana pendidikan sehingga adik2 kita bisa merasakan pendidikan yang sangat penting untuk masa depan.

Keinginan & Kebutuhan

2 hal diatas sama-sama menjadikan saya puas, dengan kebutuhan yang terpuaskan saya bisa menjalankan sesuai dengan keinginan tapi dengan keinginan belum tentu menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi, seperti kejadian beberapa hari lalu disaat saya punya keinginan untuk membeli notebook yang mini alias kecil, canggih, dan komplit tapi harga yang murah pastinya itulah keinginan saya dengan menjual computer yang sudah lama mengisi hari-hariku, keinginan yang begitu besar dengan usaha menghitung-hitung tabungan dan searching di internet untuk membandingkan harga dan merk.

Lalu kebutuhan tiba-tiba datang disaat yang tidak tepat yaitu pompa jetpamku rusak yang sudah pernah di service 2 kali, so solusinya adalah pake PDAM (air pam) yang berkisar 2,2 juta.
Yang artinya berkuranglah budgetku untuk keinginan beli notebook untuk menggantikan kebutuhan yang setiap hari aku pake (coba bayangkan kita hidup tanpa air) he…

Aku harus yakin keinginan itu sebentar lagi juga akan menjadi kebutuhanku dan untuk memenuhi itu harus kerja lebih semangat dan pantang menyerah untuk mengumpulkan budgetku lagi.

Keinginan dan kebutuhan sangat berbeda tapi bisa kita penuhi dengan kerja keras.

2 Agu 2007

Melupakan

Tidak mudah untuk bangkit, melangkah hidup dari segudang kenangan yang begitu menyesakan sampai-sampai sulit untuk bernapas, setiap kejadian bukanlah suatu kebetulan melainkan proses untuk melangkah satu tahap kedepan, masa lalu tidak akan pernah bisa terhapus di pikiran, hati.

Begitu banyak cerita yang indah dan sedih semua harus dilupakan walau tidak akan pernah bisa terhapus, begitu sedihnya kehilangan orang yang pernah kita sayangi baik yang mengisi hari-hariku dengan waktu yang begitu singkat ataupun lama tapi waktu terus berjalan… ingin membalikkan waktu, tapi tidaklah mungkin untuk kembali ke masa lalu hanya bisa diam di tempat atau maju melangkah walau penuh luka, pilihan untuk maju satu langkah lagi dengan kebahagian dan insipirasi mengisi hari-hariku dengan keluarga, sahabat, seperti Abraham menuju tempat yang belum diketahuinya tetapi ia percaya Allah menuntunnya kemanapun dia pergi melangkah.

Aku jatuh dan bangkit lagi ingin melangkah dengan mimpi yang akan aku wujudkan dengan motivasi dan iman untuk orang-orang yang aku cintai, harapan untuk menjadi lebih baik buat seseorang yang pernah mengatakan dengan ”punya kekasih hidup harus menjadi lebih baik”

I’m sorry made u fell hurt with all my decision to make u be better life where ever u are now.